Minggu, 18 September 2016
Rabu, 27 Mei 2015
Make a Great Furniture In AutoCad2007
Assalamu'alaikum.
Untuk memenuhi tugas Bahasa Inggris di perkuliahan saya, saya membuat sebuah procedure text tentang AutoCad 2007. Kali ini saya ingin membuat tentang bagaimana cara membuat furniture seperti kursi, meja, gelas dan piring. berikut ini ada file yang telah saya buat.
Semoga bermanfat :-)
Make a Great Furniture In AutoCad 2007
Untuk memenuhi tugas Bahasa Inggris di perkuliahan saya, saya membuat sebuah procedure text tentang AutoCad 2007. Kali ini saya ingin membuat tentang bagaimana cara membuat furniture seperti kursi, meja, gelas dan piring. berikut ini ada file yang telah saya buat.
Semoga bermanfat :-)
Make a Great Furniture In AutoCad 2007
Kamis, 12 Maret 2015
Cerpen "Muslimah Newbie"
Inspirator
Muslimah Sholehah
Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
Sebagai
seorang mahasiswa baru, biasanya mulai diperkenalkan dengan kegiatan atau
kebiasaan yang sering dilakukan di kampus. Salah satu contohnya adalah UKM (
Unit Kegiatan Mahasiswa ). UKM di sebuah perguruan tinggi sagat bermacam –
macam. Seperti yang ada kampus saya yaitu Politeknik Elektronika Negeri
Surabaya ada satu UKM yang agendanya memperkenalkan mahasiswa untuk mengenal
islam lebih dalam yaitu UKKI. UKKI (Unit Kegiatan Kerohanian Islam) adalah
sebuah kegiatan mahasiswa yang lebih mengedepankan akhlak untuk menjadi lebih
baik. Pada semester awal bagi mahasiswa baru, UKKI membuat sebuah agenda wajib
berupa Mentoring yang dibimbing oleh kakak kelas. Mentoring ini diadakan
seminggu sekali setiap hari kamis. Mentor saya bernama Naufalita Shella Hasyim.
Saya biasa memanggil beliau dengan sebutan Mbak Shella. Presepsi saya saat
pertama mengenal Mbak Shella yaitu seorang muslimah berkerudung panjang dengan
segudang kegiatan keagaman di setiap harinya. Namun setelah beberapa kali
mentoring yang saya lakukan dengan beliau, presepsi saya salah. Mbak Shella
adalah sesosok muslimah solehah yang bisa mengimbangi kewajiban dunia dan
akhiratnya. Kewajiban dunia yang dilakukan beliau diantaranya yaitu ikut dalam
SLICE yang merupakan program pengabdian
masyarakat. Kewajiban akhiratnya yaitu tetap memperdalam dan belajar tentang
islam ke kakak kelas sebelumnya.
Menurut saya Mbak Shella adalah seorang
inspirator muslimah sejati yang pernah saya kenal. Terlebih lagi dengan adanya
kegiatan mentoring yang diadakan oleh UKKI. Beberapa materi mentoring yang
masih tertanam di fikiran saya adalah tentang menjadi istri solehah, mengenal
Rasullullah, dan mengenal Al-Qur’an. Mentoring yang saya lakukan bersama dengan
2 teman saya yaitu Qonita dan Fafa. Bahasan kami tidak hanya sebatas tentang
islam saja, namun kami juga membahas materi-materi kuliah dan menceritakan
pengalaman yang pernah kami alami. Jika dibandingkan dengan mentoring –
mentoring kelompok lain, kegiatan mentoring yang kami lakukan sangat
mengasyikkan. Saya ingin belajar islam lebih dalam lagi. Tidak hanya mengerti
tentang islam, namun saya ingin menjadi seorang agen muslimah sejati yang bisa
bermanfaat untuk masyarakat dengan segudang prestasi. Seperti arti dari nama
kelompok mentoring saya yaitu Mufida Almasha Zahirah yang artinya
Untuk mewujudkan keinginan saya tersebut, saya akan berusaha
melakukan hal – hal yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslimah solehah
yaitu Berusaha untuk mengembangkan jiwa taqwa kepada Allah SWT serta
mentaati sunnah Rasul-Nya. Berusaha untuk selalu
patuh, hormat serta penuh bakti kepada kedua orang tua, terutama kepada Ibu.
Berusaha merendahkan suara ketika berbicara dengan orang lain. Berusaha untuk senantiasa menjaga kesopanan dalam
bertutur kata dan memilih diam jika berbicara tiada bermanfaat. Berusaha
untuk senantiasa memuliakan akhlak dalam pergaulan sehari-hari. Berusaha untuk senantiasa menutupi aurat serta tidak
berlebihan ketika merias wajah. Berusaha untuk senantiasa menjaga
pandangan dari laki-laki yang bukan muhrimnya. Berusaha
untuk senantiasa saling menyayangi antar sesama dan mengedepankan ikatan
ukhuwah Islamiyah sesama Muslim. Berusaha untuk senantiasa hormat kepada
yang lebih tua serta menghargai yang lebih muda. Berusaha
untuk menghindari diri dari golongan orang-orang yang suka membicarakan aib
serta keburukan orang lain. Berusaha untuk tidak mempertontonkan
perhiasan serta kecantikan fisiknya yang bisa menimbulkan nafsu kaum lelaki. Dan berusaha untuk lebih banyak beribadah dibanding
banyak mengkhayalkan cinta yang belum halal.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Selasa, 04 November 2014
Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2014
Pagi hari di Cuban Talun, Batu, Malang
Anggota Komunitas Webdev 2014
Bersama kakak-kakak webdev
Ladies Tekkom B 2014
Kunjungan ke kakak kelas 2013
Tekkom B Ceria 2014 di Lab
Acara Pengkaderan Departemen (PD) ITCE 2014
Ladies Tekkom B Lagi :-)
Tekkom B Ceria 2014
Kunjungan bersama kakak kelas lagi :-)
Saat Praktikum Oscilloscope
Saya :-)
Program menentukan tahun kabisat dengan menggunakan Bahasa C
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
int x;
printf("\t\tPROGRAM MENENTUKAN TAHUN KABISAT\t\t\n");
ulang :
printf("\nMasukkan tahun= ");
scanf("%d", &x);
if (x<1600 || x>2400)
printf("Masukkan tahun antara 1600-2400");
if (x>=1600 && x<=2400)
{
if(x%100==0)
{
if(x%400==0)
printf("%d termasuk tahun kabisat",x);
else
printf("%d bukan termasuk tahun kabisat",x);
}
else if(x%400!=0)
{
if(x%4==0)
printf("%d termasuk tahun kabisat",x);
else
printf("%d bukan termasuk tahun kabisat",x);
}
}
goto ulang;
getch();
}
#include <conio.h>
int main()
{
int x;
printf("\t\tPROGRAM MENENTUKAN TAHUN KABISAT\t\t\n");
ulang :
printf("\nMasukkan tahun= ");
scanf("%d", &x);
if (x<1600 || x>2400)
printf("Masukkan tahun antara 1600-2400");
if (x>=1600 && x<=2400)
{
if(x%100==0)
{
if(x%400==0)
printf("%d termasuk tahun kabisat",x);
else
printf("%d bukan termasuk tahun kabisat",x);
}
else if(x%400!=0)
{
if(x%4==0)
printf("%d termasuk tahun kabisat",x);
else
printf("%d bukan termasuk tahun kabisat",x);
}
}
goto ulang;
getch();
}
Membuat huruf menggunakan Bahasa C
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
int i, j, k, l;
static int data_huruf[3][8][8][8] =
{
{
{1,1,0,0,0,0,0,1},
{1,0,1,0,0,0,0,1},
{1,0,0,1,0,0,0,1},
{1,0,0,0,1,0,0,1},
{1,0,0,0,0,1,0,1},
{1,0,0,0,0,0,1,1},
{1,0,0,0,0,0,0,1},
{1,0,0,0,0,0,0,1},
},
{
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,0,0,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
},
{
{0,1,1,1,1,1,0,0},
{0,1,0,0,0,1,0,0},
{0,1,0,0,0,1,0,0},
{1,1,1,1,1,1,1,0},
{1,1,0,0,0,0,1,0},
{1,1,0,0,0,0,1,0},
{1,1,0,0,0,0,1,0},
{0,0,0,0,0,0,0,0},
}
};
/*Tampilkan huruf*/
for (i=0; i<3; i++)
{
for (j=0; j<8; j++)
{
for (k=0; k<8; k++)
{
for (l=0; l<8; l++)
if (data_huruf[i][j][k][l])
putchar('\xDB');
else
putchar(' ');
}
puts("");
}
puts("");
}
getch();
}
#include <conio.h>
int main()
{
int i, j, k, l;
static int data_huruf[3][8][8][8] =
{
{
{1,1,0,0,0,0,0,1},
{1,0,1,0,0,0,0,1},
{1,0,0,1,0,0,0,1},
{1,0,0,0,1,0,0,1},
{1,0,0,0,0,1,0,1},
{1,0,0,0,0,0,1,1},
{1,0,0,0,0,0,0,1},
{1,0,0,0,0,0,0,1},
},
{
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,0,0,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
{0,0,0,1,1,0,0,0},
},
{
{0,1,1,1,1,1,0,0},
{0,1,0,0,0,1,0,0},
{0,1,0,0,0,1,0,0},
{1,1,1,1,1,1,1,0},
{1,1,0,0,0,0,1,0},
{1,1,0,0,0,0,1,0},
{1,1,0,0,0,0,1,0},
{0,0,0,0,0,0,0,0},
}
};
/*Tampilkan huruf*/
for (i=0; i<3; i++)
{
for (j=0; j<8; j++)
{
for (k=0; k<8; k++)
{
for (l=0; l<8; l++)
if (data_huruf[i][j][k][l])
putchar('\xDB');
else
putchar(' ');
}
puts("");
}
puts("");
}
getch();
}
Senin, 15 September 2014
Pancasila Sebagai Ideologi Negara dan Perbedaannya Dengan Ideologi Negara Lain
A.
Pancasila
sebagai Ideologi negara
Pancasila
dijadikan ideologi dikarenakan pancasila memiliki nilai-nilai falsafah mendasar
dan rasional. Pancasila telah teruji kokoh dan kuat sebagai dasar dalam
mengatur kehidupan bernegara. Selain itu, pancasila juga merupakan wujud dari
konsensus nasional karena negara indonesia ini adalah sebuah desain negara
modern yang disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia yang
dikemudian hari nilai kandungan Pancasila tersebut dilestarikan dari generasi
ke generasi. Pancasila pertama kali dikumandangkan oleh Soekarno pada saat
berlangsungnya sidang BPUPKI.
Pada
pidatonya, Soekarno menekankan pentingnya sebuah dasar negara. Istilah dasar
negara ini kemudian disamakan dengan fundamen, filsafat, pemikiran yang
mendalam, jiwa dan hasrat yang mendalam, serta perjuangan suatu bangsa
senantiasa memiliki karakter sendiri yang berasal dari kepribadian bangsa.
Sebagaimna diketahui bersama bahwa Pancasila secara formal yuridis terdapat
dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945.
UUD
1945 merupakan sumber hukum tertulis yang dijadikan pedoman untuk penyusunan
peraturan dan perundang-undangan. Tata urutan peraturan perundang-undangan RI
menurut Tap MPR No. III/MPR/2000 pasal 2 adalah sebagai berikut :
1. UUD
1945
2. Tap
MPR RI
3. UU
4. Perpu
5. PP
6. Kepres
7. Perda
Akan
tetepi, setelah reformasi bergulir, peraturan perundang-undangan RI diatur dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun
2004 tentang Peraturan Perundang-Undangan pasal 7 ayat 1. Tata urutan
perundang-undangan RI menurut undang-undang tersebut adalah sebagai berikut :
1. UUD
1945
2. UU/Perpu
3. PP
4. Peraturan
Presiden
5. Perda
Dengan
demikian, pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara berarti pancasila
merupakan suatu hasil pemikiran konsep, gagasan suatu teori atau ilmu yang
diyakini kebenarannya, atau tersusun secara sistematis dan di cita-citakan yang
digali dan diambil dari nilai-nilai luhur budaya masyarakat Indonesia.
B.
Macam
– Macam ideologi
1. Ideologi Pancasila
Sebagaimana yang dikemukakan oleh
Alfian (BP7 Pusat,1991 : 192), Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi
terbuka khususnya di Negara Republik Indonesia. Sebagai ideologi terbuka
Pancasila memberikan orientasi ke depan, mengharuskan bangsanya untuk selalu
menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya, terutama
menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. Pancasila
sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi – dimensi idealitas, normatif,
dan realitas.
2. Liberalisme
Jika dibandingkan dengan ideologi
Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang
Dasar 1945, maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam
Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945, tetapi Pancasila menolak
Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme. Liberalisme
merupakan paham yang memberikan penekanan kebebasan individu ssehingga
kesejahteraan bukan menjadi tanggung jawab negara.
3. Komunisme
Komunisme sebagai anti Kapitalisme
menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua
adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara
merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga Komunisme
juga disebut anti Liberalisme. Dalam Komunisme perubahan sosial harus dimulai
dari peran Partai Komunis. Jadi perubahan sosial dimulai dari buruh, namun pengorganisasian
buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai.
4. Sosialisme
Sosialisme merupakan ideologi yang
lebih mengedepankan persamaan / pemerataan derajat antar masyarakatnya.
Ideologi Sosialisme berpandangan bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri –
sendiri. Kerja sama atau gotong royong akan membuat kehidupan dalam
bermasyarakat menjadi lebih baik. Sosialisme mencita-citakan sebuah masyarakat
yang didalamnya semua orang hidup dan dapat bekerja sama dalam kebebasan dan
solidaritas dengan hak-hak, yang sama. Tujuannya ialah mengorganisir buruh dan
menjamin pembagian merata hasil-hasil yang dicapai, memberikan ketenteraman dan
kesempatan bagi semua orang.
C. Perbandingan
ideologi Pancasila dengan ideologi Liberalisme, Komunisme, Sosialisme.
|
ASPEK
|
LIBERALISME
|
KOMUNISME
|
SOSIALISME
|
PANCASILA
|
|
`POLITIK HUKUM
|
* Demokrasi liberal
* Dalam politik mementingkan individu
* Hukum untuk melindungi individu
|
* Demokrasi rakyat
* Berkuasa mutlak satu parpol
* Hukum untuk melanggengkan
komunis
|
* Demokrasi untuk kolektivitas
* Diutamakan kebersamaan
* Masyarakat sama dengan negara
|
* Demokrasi Pancasila
* Hukum untuk menjunjung tinggi
keadilan dan keberadaban individu dan masyarakat
|
|
EKONOMI
|
* Peran negara kecil
* Swasta mendominasi
* Kapitalisme
* Monopolisme
* Persaingan bebas
|
* Peran negara dominan
* Demi kolektivitas berarti demi
negara
* Monopoli negara
|
* Peran negara ada untuk
pemerataan
* Keadilan distributif yang
diutamakan
|
* Peran negara ada untuk tidak
terjadi monopoli, yang dirugikan rakyat
|
|
AGAMA
|
* Agama urusan pribadi
* Bebas beragama
* Bebas memilih agama
* Bebas tidak beragama
|
* Agama candu masyarakat
* Agama harus dijauhkan dari
masyarakat
|
* Agama men dorong
perkembangan-nya kebersama-an
|
* Bebas memilih salah satu agama
* Agama harus menjiwai dalam
kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara
|
|
PANDANG-AN TERHADAP INDIVIDU DAN MASYARAKAT
|
* Individu lebih penting dari pada
masyarakat
* Masyarakat diabdikan bagi
individu
|
* Individu tidak penting
* Masyarakat tidak penting
* Kolektivitas yang dibentuk
negara lebih penting
|
* Masyarakat lebih penting dari
individu
|
* Individu diakui keberadaanya
* Masyarakat diakui keberadaannya
* Individu akan punya arti apabila
hidup di tengah masyarakat
|
|
CIRI KHAS
|
* Penghargaan atas HAM
* Demokrasi
* Negara hukum
* Reaksi terhadap apsolutisme
|
* Atheisme
* Dogmatis
* Otoriter
* Ingkar HAM
* Reaksi terhadap liberalesme dan
kapitalisme
|
* Kebersamaan
* Akomodasi
* Jalan tengah
|
* Keselarasan
keseimbangan, dan keserasian dalam setiap aspek kehidupan
|
D. Kesimpulan
Pancasila
sebagai Ideologi negara menunjukkan adanya keseimbangan ide dan gagasan serta
tidak bersifat absolute dalam memandang manusia dan kehidupan bernegara,
sedangkan Liberalisme, Komunisme lebih bersifat mutlak atau totaliter. Keduanya
juga cenderung menutup mata akan adanya dampak individualisme dan persaingan.
Selain itu, jika dibandingkan dengan Pancasila, Sosialisme sering dikatakan
sebagai antitesa Kapitalisme, yang tingkah laku ekonomi dikuasai oleh
kepentingan untuk memperoleh keuntungan maksimal lewat persaingan bebas, sistem
pasar, dan harga.
Langganan:
Postingan (Atom)











